Perlindungan Dini Anti Karat Mobil Nissan

perlindungan anti karat
Garasiotomotif.com
– Pada artikel ini akan dijelaskan bagaimana teknologi Nissan memungkinkan kendaraan yang diproduksinya bebas dari serangan karat.

Karat merupakan salah satu musuh utama mobil yang sebagian besar terbuat dari logam. Serangan karat akan makin kuat jika mobil digunakan di daerah pantai atau daerah yang sering terkena banjir. Dalam keadaan seperti itu, anti karat biasa tidak akan mampu melindungi.

Namun bagi Anda pemilik mobil Nissan hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan karena semua mobil Nissan telah dilindungi anti karat khusus yang merupakan proses pertama dalam pembuatan mobil. Kemampuan anti karat ini terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi yang selalu bergerak maju. Tentu saja Nissan selalu menggunakan teknologi terkini dalam produk-produknya.

Ada dua hal yang mempengaruhi kemampuan anti karat dalam melindungi mobil. Yang pertama adalah teknologi bahan yang digunakan, dan yang kedua adalah proses aplikasi atau pelapisan bahan anti karat tersebut ke permukaan logam yang dilindungi.

Bahan anti karat yang digunakan oleh Nissan dipasok pleh Nippon, salah satu produsen cat dan anti karat terbaik saat ini. Tidak hanya menggunakan bahan terbaik, namun proses pelapisannya pun cukup rumit. Proses ini untuk memastikan daya tahan terhadap karat sangat kuat. “Selama lapisan anti karat tidak terluka akibat benturan, pelat baja di dalamnya tidak akan berkarat.” ujar Hasan Darmawan, Body and Paint Shop Manager NMI.

Proses pelapisan anti karat Nissan terdapat 8 langkah. Setiap langkah dilakukan untuk kesempurnaan lapisan anti karat di seluruh permukaan termasuk sudut-sudut terpencil. Tidak akan ada celah sedikit pun bagi karat. Dengan anti karat berteknologi canggih ini, Anda tidak perlu menambahkan lagi anti karet aftermarket. Bahkan tidak dianjurkan karena dapat membatalkan garansi kendaraan dari Nissan.

Nissan Motor Indonesia (NMI) memberi garansi anti karat sesuai dengan garansi mobil yaitu 3 tahun atau 100.000 km, mana yang tercapai lebih dahulu. Namun jangan khawatir, selama lapisan anti karat tidak terluka, maka karat tidak akan hinggap di mobil Nissan Anda.


Setelah proses anti karat, proses selanjutnya yaitu pengecatan yang tidak kalah rumit dan tidak kalah canggih. Berikut 8 langkah proses anti karat Nissan:


  • Hot Water Rinse

    Pertama-tama body mobil dicuci untuk membersihkan sisa-sisa minyak yang menempel. Proses pencucian dilakukan dengan mencelupkan body mobil ke dalam air panas bersuhu 45 derajat Celcius.

  • Degreasing

    Air panas saja tidak cukup untuk membersihkan minyak, maka pencelupan berikutnya adalah dengan fine cleaner yang mampu melenyapkan semua minyak di permukaan body mobil.

  • Surface Cleaner

    Bebas dari minyak bukan berarti bebas dari kotoran. Proses pembersihan berikutnya adalah dengan mencelupkan body mobil ke prepalene.

  • Phospating

    Permukaan logam yang bersih bisa berpori-pori. Langkah phospatingdilakukan untuk menutup pori-pori tersebut agar permukaan cat pada akhirnya akan rata dan mengkilap. Bahan yang digunakan adalah palbond bersuhu 45 derajat Celcius.

  • Demineralized Water

    Setelah pori-pori tertutup rapat, body dicuci lagi dengan air bebas mineral untuk mencegah terjadinya karat akibat mineral.

  • Cathodic Electro Deposit (C.E.D)

    Inilah proses pelapisan anti karat sesungguhnya. Dengan proses CED ini bahan anti karat akan melekat dengan sangat kuat di permukaan logam. Proses ini menggunakan listrik DC bertegangan 280 Volt berarus 450 Ampere. Bahan anti karat dicampur dengan air sebagai perantara yang ada di bak celup. Air ini diberi listrik negatif, sedangkan body mobil yang dicelupkan selama sekitar 3 menit diberi listrik positif. Dengan CED, selain melekat kuat semua sudut terpencil sekali pun akan terlindungi dengan lapisan anti karat. Tebal anti karat ini rata-rata sekitar 15 mikron.

  • Water Spray

    Setelah proses CED selesai, untuk memastikan permukaan anti karat rata, body mobil disemprot lagi dengan air bertekanan tinggi. Tekanan air ini sekitar 6 bar dan disemprotkan rata di semua permukaan body bagian luar.

  • Drying

    Proses terakhir adalah pengeringan. Memastikan seluruh bagian body kering, body dipanaskan dalam oven dengan suhu 120 derajat Celcius selama 55 menit.

You may also like...